Monday, October 24, 2022

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

 


Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktober ini. Hujan lebat menyebabkan banjir di beberapa titik dan menimbulkan kemacetan parah. Hal ini tidak hanya terjadi di Jakarta, beberapa daerah yang lain juga mengalami hal yang sama bahkan lebih parah. Jika kita tidak memulai menanganinya maka akan lebih banyak lagi bencana yang akan kita hadapi.

Pilihan gaya hidup yang bisa dipilih oleh #MudaMudiBumi yang memiliki dampak besar dalam mengurangi perubahan iklim menurut Universitas Lund di antaranya adalah memakan makanan berbahan dasar tanaman, hidup tanpa kendaraan berbahan bakar fosil atau mengganti kendaraan dengan bahan bakar ramah lingkungan, mengurangi berpergian jauh menggunakan pesawat dan yang terakhir yang pernah menjadi topik viral adalah memilih untuk tidak mempunyai anak atau yang sering dikenal dengan child-free.

 

Sumber Gambar: Lund University : The four lifestyle choices that most reduce your carbon footprint

Sebelum #MudaMudiBumi mengamuk dengan tulisan tadi, mari saya paparkan alasan berdasarkan artikel tersebut:

Jika dibandingkan dengan daur ulang, memakan makanan berbahan dasar tanaman mengurangi emisi gas rumah kaca empat kali lipat lebih banyak; mengurangi perjalanan jarak jauh menggunakan pesawat mengurangi delapan kali lebih banyak; hidup tanpa mobil mengurangi sebelas kali lebih banyak. Child-free yang menjadi pilihan hidup beberapa selebriti, Cinta Laura salah satunya, ternyata mengurangi 58,6 ton emisi per tahun.

Banyak cara untuk mengurangi #SelimutPolusi yang memperparah efek rumah kaca, #MudaMudiBumi bebas menentukan mau melakukan apa #UntukmuBumiku dalam mengatasi masalah perubahan iklim yang sudah terjadi.

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Untuk Mengatasi Polusi dan Perubahan Iklim

Para ilmuan mengestimasi menanam pohon dan merestorasi hutan yang sudah ada dapat menyerap #SelimutPolusi antara 40 sampai 100 milyar karbon dioksida. Hal ini dapat terjadi jika pohon sudah dewasa dimana itu membutuhkan waktu yang lama. Dengan laju perubahan iklim yang sangat cepat seperti sekarang, menanam pohon saja belum bisa mengatasi masalah ini. Berkurangnya lahan yang cocok untuk menanam pohon menjadi salah satu hambatan. (2)

Pohon adalah perangkap karbon dioksida paling kuat tetapi banyak ilmuan yang menentang jika kita hanya mengandalkan hutan sebagai solusi untuk mengurangi perubahan iklim. Solusi untuk memperbaiki perubahan iklim tidak hanya satu, jika hanya satu mungkin bisa dimulai dengan mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil. Di mana tentu saja sulit untuk dilakukan.(2)

Pohon di Taman Kota Sebagai Solusi Mengurangi Polusi Foto: Milik Pribadi

Pohon di sepanjang hidupnya, melalui proses fotosintesis menyimpan karbon dioksida dalam daun, batang, cabang pohon akar dan tanah. Banyaknya karbon dioksida yang dapat diserap dari atmosfir dengan menanam jutaan pohon masih jadi perdebatan para ilmuan. Tetapi menanam pohon masih menjadi pilihan yang murah, mudah dan efektif untuk mengatasi masalah perubahan iklim.(2)

Maka dari itu saya mengajak pada #MudaMudiBumi untuk #TeamUpForImpact menanam lebih banyak pohon sekarang untuk menciptakan lingkungan yang nyaman #UntukmuBumiku di masa depan. Walaupun kita masih merasakan dampak perubahan iklim, mewariskan lingkungan yang nyaman lebih baik daripada lingkungan yang rusak oleh perubahan iklim.

Apa Sih Penyebab Perubahan Iklim?

Sejak periode 1800-an aktivitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim, terutama dengan pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak dan gas. Kegiatan pembakaran ini menghasilkan yang disebut dengan emisi gas rumah kaca yang membuat #Selimutpolusi menutupi seluruh bumi. Emisi gas rumah kaca ini memerangkap panas sehingga dapat menyebabkan yang kita kenal dengan global warming. Karbon dioksida dan metana adalah contoh dari gas emisi rumah kaca. Karbon dioksida dapat dihasilkan dari asap mobil dan asap pembukaan lahan. Metana sendiri biasanya dihasilkan dari sampah yang tertumpuk di tempat pembuangan akhir. (3) 

Ilustrasi Emisi Gas Rumah Kaca. Foto: Kumparan

Dampak Perubahan Iklim Bagi Manusia

Global warming atau pemanasan global sering dikaitkan dengan perubahan iklim. Suhu bumi yang meningkat menyebabkan pencairan es di kutub yang menyebabkan permukaan air laut meningkat. Jika permukaan air laut meningkat, laut menjadi lebih banyak menyerab karbon dioksida yang menyebabkan laut menjadi asam. Apakah #MudaMudiBumi tahu kalau fitoplankton di laut menghasilkan 80% oksigen di bumi? Jika laut asam maka pasokan oksigen kita juga akan terancam.

Perubahan curah hujan akibat pemanasan global akan menyebabkan badai lebih sering dan dahsyat yang menyebabkan banjir, tanah longsor, menghancurkan rumah dan lahan pertanian dan perkebunan dan menimbulkan kerugian material. Lahan perkebunan dan pertanian yang rusak juga dapat menyebabkan gagal panen yang jika terus-menerus terjadi akan menyebabkan krisis pangan, kelaparan bahkan kematian akibat gizi buruk.

Pasokan air bersih juga menjadi kekhawatiran jika suhu bumi meningkat. Perubahan iklim akan semakin memperparah daerah yang sudah kesulitan air. Kekeringan akan menyebabkan lahan untuk bercocok tanam berkurang yang akan mengancam pasokan makanan nantinya. (4)

Polusi apa saja yang berdampak pada perubahan iklim?

1. Polusi Udara

 

Ilustrasi Polusi Udara Foto: Mengambil dari Google

Polusi udara disebabkan oleh banyaknya zat kimia akibat aktivitas manusia yang bercampur dengan udara bersih. Selimut polusi dapat menyebabkan bumi semakin panas dan menyebabkan perubahan iklim. Udara yang tercemar dapat merusak lingkungan sekitarnya dan berpotensi terganggunya kesehatan. Lingkungan yang rusak berarti berkurangnya daya dukung alam yang selanjutnya akan mengurangi kualitas hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.(5)

2. Polusi Air

Air adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk yang ada di bumi ini, jika tercemar akan menyebabkan masalah kesehatan bagi manusia dan merusak lingkungan. Limbah rumah tangga, limbah pertanian, limbah perkebunan dan limbah lainnya akibat aktivitas manusia yang bercampur dengan air dapat menyebabkan polusi air.

Ilustrasi Polusi Air Foto: Mengambil dari Google

Pencemaran air yang terus menerus dapat membawa kondisi perubahan iklim melalui efek rumah kaca. Perubahan iklim nantinya akan memperparah dampak buruk yang terjadi pada sistem air dan lingkungan, ini yang disebut siklus hidrologi. Naiknya permukaan air laut sewaktu-waktu akan menyebabkan intrusi air asin ke dalam permukaan air tanah yang menyebabkan jumlah air tanah berkurang. Proses ini sangat mempengaruhi manusia karena 50% aktivitas manusia bergantung pada air tanah.(6)

3. Polusi Tanah

 

Ilustrsi Polusi Tanah Foto: Mengambil dari Google

Polusi tanah dapat disebabkan oleh bahan-bahan yang sulit diurai oleh tanah akibat aktivitas manusia seperti limbah plastik, kaca, aluminium, karet dan lain sebagainya. Selain itu, zat-zat kimia seperti pestisida dan insektisida yang digunakan di sektor pertanian dapat mengurangi unsur hara dalam tanah yang menyebabkan tanah tidak layak untuk pertanian. Penggundulan hutan untuk pembukaan lahan juga bisa menyebabkan

Tanah merupakan sumber absorpsi karbon terbesar setelah lautan untuk mengurangi efek perubahan iklim. Makhluk hidup bergantung kepada tanah untuk menumbuhkan makanan, pengaturan siklus air dan penyimpanan karbon. Polusi tanah dapat menyebabkan kapasitas penyerapan karbon sehingga menyebabkan perubahan iklim melalui perubahan suhu, pola curah hujan, dan lain-lain (7) 

Jika berkesempatan untuk membuat kebijakan untuk mengurangi polusi demi mengatasi perubahan iklim, apa yang akan saya lakukan?

1. Membangun Sistem Transportasi Umum Yang Layak dan Menggadakan Program Bike Everywhere 

Mengutip dari Laporan inventarisasi emisi pencemar udara DKI Jakarta tahun 2020, sektor transportasi adalah sektor dengan bahan bakar terbanyak yang menghasilkan emisi NOx, CO, PM10, PM 2.5, BC dan NVMCOs terbanyak dari semua sektor. Dengan membangun sistem transportasi yang layak akan membantu mengurangi jumlah emisi yang ada. (8)

Sumber :  Laporan Inventarisasi Emisi DKI Jakarta tahun 2020
 

Saya pernah berkesempatan mencoba transportasi umum di Malmo, Swedia ketika menemani suami melanjutkan studinya. Disana jalur busnya steril dari kendaraan pribadi sehingga kemanapun bisa tepat waktu sesuai jadwal. Transportasi umumnya juga banyak dan nyaman karena memiliki Wi-fi dan Charging Port. Ramah lansia dan ramah anak karena bisa membawa stroller kedalamnya.

Foto: Milik Pribadi Transportasi Umum Mudah Diakses
Ilustrasi transportasi umum layak Foto: milik pribadi

Selain itu semua penduduknya banyak yang menggunakan sepeda untuk beraktivitas di dalam kota. Sepeda adalah salah satu alat transportasi yang membuat sehat dan tidak menyumbang polusi. Sepeda disini bisa dibawa ke dalam kereta jika bepergian lebih jauh. Jalur sepedanya juga banyak bahkan menjadi jalur paling berbahaya karena banyaknya sepeda yang berlalu lalang.

Sepeda dalam kereta Foto: Milik pribadi

Tempat parkir sepeda di stasiun Malmo Foto:Milik Pribadi
Jalur sepeda di jalan raya Foto: Milik Pribadi
Jalur sepeda di daerah perumahan Foto: Milik pribadi

Transportasi umum seperti inilah yang ingin sekali saya wujudkan di seluruh Indonesia. Jalur sepedanya yang layak yang membuat penggunanya tidak khawatir ditabrak kendaraan bermotor juga menjadi doa saya. Semoga suatu saat nanti semua rakyat Indonesia bisa merasakan transportasi umum dan jalur sepeda yang layak.

2. Membuat Program Tree Army

Terinspirasi dengan Rosevelt’s tree army yang berhasil menanam lebih dari 220 juta pohon, saya akan membuat kebijakan bahwa semua perusahaan harus menyumbang pohon setiap ulang tahun Indonesia pada tanggal 17 Agustus. Mewajibkan semua kampus dan sekolah mengadakan kegiatan menanam pohon setiap hari pendidikan nasional. Kegiatan ini bisa jadi sarana mengajarkan anak-anak tentang merawat lingkungan. 

3. Perusahaan harus mendaur ulang sampah plastik kemasan dan masyarakat harus memilah sampah sesuai jenisnya.


Rumah tangga adalah penghasil sampah terbanyak. Jika semua masyarakat turut serta dalam kegiatan memilah sampah yang menjadi salah satu sumber polusi, mungkin sampah akan terolah dengan baik dan tidak ada lagi gunungan sampah di TPA.

Tempat sampah yang dipilah sesuai jenisnya di kota Malmo Foto: Milik pribadi


 

Video di atas adalah mesin pemilah sampah kemasan botol plastik. Botol yang dimasukkan ditukar dengan uang. Botol bekas yang kita tukar akan didaur ulang kembali. Semoga nantinya mesin akan tersedia di Indonesia agar masyarakat tidak lagi menyatukan semua jenis sampah.

4. Membangun Lebih Banyak Taman Umum


Foto di atas adalah foto saya di Pildamsparken, Malmo. Taman ini luasnya 45 hektar yang terletak di tengah kota yang digunakan untuk banyak kegiatan seperti piknik dan berolah raga. Jika berkesempatan membuat kebijakan, saya ingin taman seperti ini diperbanyak agar warga mengurangi kegiatan di mall yang pendingin udaranya ternyata berdampak buruk bagi lingkungan.

Kenapa saya bilang berdampak buruk bagi lingkungan? Kebanyakan pendingin udara ternyata masih banyak yang menggunakan zat pendingin yang merupakan gas rumah kaca yang ribuan kali lebih kuat dalam memerangkap panas di atmosfer daripada karbon dioksida. Harapan saya dengan banyaknya taman umum, banyak orang tertarik untuk melakukan kegiatan di luar ruangan sehingga pengguanaan pendingin udara juga berkurang.  (9)

 


Video: Youtube Taman Pildamsparken Swedia Milik Hahnve

Selimut polusi membuat bumi semakin panas dan menyebabkan perubahan iklim. Marilah #MudaMudiBumi kita #TeamUpForImpact dengan melakukan apapun yang kita bisa untuk mengatasi masalah perubahan iklim #UntukmuBumiku. Demikian cerita singkat saya mengenai perubahan iklim, semoga menginspirasi teman-teman untuk #TeamUpForImpact #UntukmuBumiku dan semoga menginspirasi pemerintah agar memperbanyak transportasi umum dan hutan kota. 

Sumber:

The four lifestyle choices that most reduce your carbon footprint https://www.lunduniversity.lu.se/article/four-lifestyle-choices-most-reduce-your-carbon-footprint diakses pada 23 Oktiber 2022

When does planting trees make senses? https://www.dw.com/en/is-reforestation-the-answer-to-storing-carbon-dioxide/a-62466216

What is Climate Change? https://www.un.org/en/climatechange/what-is-climate-change 

Penyebab dan dampak perubahan iklim https://indonesia.un.org/id/175273-penyebab-dan-dampak-perubahan-iklim#Peningkatan_volume

Hedratmoko, Pungkas dkk. 2018. Pemetaan Emisi CO2 Hasil Kontribusi Kegiatan Transportasi di Kota Tegal Jawa Tengah. Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan. hal 19-28

Water Pollution: Effect, Prevention and Climatic Impact https://www.intechopen.com/chapters/58138

Special Issue "Environment Pollution and climate change" https://www.mdpi.com/journal/climate/special_issues/environment_pollution_climate_change

Laporan Inventarisasi Emisi Pencemar Udara DKI Jakarta

Air conditioner will not save us https://time.com/6199353/air-conditioning-will-not-save-us/



Wednesday, June 29, 2022

6 Alasan untuk tidak menginap di Queen of The South Yogyakarta

Queen of the South Resort adalah Resort ala Bali yang ada di tepi pantai Parang Teritis Jogjakarta. Keberadaan resort ini sangat mencolok karena di sekitar Parang Teritis cuma ada losmen sederhana untuk menginap, sehingga para pemburu tempat yang instagramable berbondong-bodong untuk mengunjungi tempat ini.


Sebelum saya menuliskan alasan kenapa saya tidak merekomendasikan untuk menginap disini saya ingin mengingatkan bahwa ini adalah pengalaman pribadi saya saat menginap disini pada akhir Desember 2021. Tidak ada maksud untuk menjelek-jelekan, menjatuhkan atau mematikan usaha orang. Mungkin tulisan saya bisa dijadikan referensi untuk meningkatkan pelayanan yang ada di Resort ini karena masalah yang saya dapatkan sama seperti yang ada di review google.

1. Akses jalan jelek

Pada saat saya kesana pada bulan Desember 2021 akses jalan masih tanah liat, tanah baru dan cukup curam. Meleng sedikit bisa masuk jurang. Kalau sekarang saya kurang tahu kayaknya sih masih tanah liat. Gw yang bawa anak agak khawatir kalo akses jalannya begini. Walaupun pemandangannya cakep sih menurut gw ga worth it.




2. Kamar Bocor Berlumut dan Banyak Nyamuk

Gw menginap di family room dengan sea view. Alhamdulillah ya ga bocor pas gw kesana tapi astaga plafonnya jamuran. Bisa dilihat di foto gw. Kalau nyamuk sih disediakan obat nyamuk tapi nggak menjadi solusi karena masih ada nyamuknya. Ada yang review plafon jebol tengah malam pula. Untung pas gw nginep kagak jebol. 


3. Kamar mandi berlumut shower karatan

Sayangnya gw ga mengabadikan shower ini karena keburu ilfeel 😭😭😭😭 Pas gw kesana Alhamdulillah air panas ada tapi itu tolonglah shower dikasih baking soda kek biar lancar airnya. Iyuh banget.





4. Pelayanan room service lama

Karena aksesnya mesti naek tebing tentu saja pilihan makanannya cuma bisa pesan dari hotel. Lama banget astaga saran gw bawa makanan sendiri kalo nginep disini.

5. TVnya tidak ada channel

Sebenernya gw ga nonton TV sih tapi anak gw kan mau nonton. Astagaa ini bayar udah mahal loh. TVnya semutan doang kayak tinggal di daerah terpencil. Katanya ada wi-fi eh ga jalan juga. Apes banget. 



6. Overprice

Ini rate resort pas tahun baru. Lebih mahal dari Platar** Borrobudur. Karena gw pengen ke pantai akhirnya ya udah kesini. Eh ternyata zonk sekali

Dari semua screen shoot review dari google map masalahnya sih sama ya. Jalan berbatu, plafon bocor, nyamuk, TV dan Wi-Fi tidak menyala, ada yang kemasukan tokek pula 😅 dahla silahkan putuskan sendiri. 


Plusnya:

Tadi yang jelek-jeleknya dari Queen of the south sekarang yang bagusnya deh.

1. Ada akses ke pantai walaupun curam banget. Tangganya ga kids dan lansia friendly. Tapi enak pantainya sepi..



2. Bagus buat foto-foto dan untuk acara wedding cakep juga sih.



3. Pemandangannya menurut gw lumayan karena bisa liat sunset. Tapi ga 3,4 juta semalem dapetnya yaahh 🙄



Saran dari gw kalo mau kesini

1. Tidak usah menginap, kita bisa masuk ke kolam renang dan dapet welcome drink dengan membayar Rp. 100.000 per orang. Nginepnya di tempat lain aja.




2. Pengen banget kesini karena romantis
tempatnya? Ya udah kalo ada masalah ya langsung lapor aja ke resepsionis atau minta ganti kamar.

3. Jangan dadakan karena mahal. Saya salah satu orang yang menyesali nginep disini pas tahun baru.

4. Bawa bekel biar ga harus keluar lagi mengarungi jalan terjal yang menyeramkan itu.

5. Jangan pilih family room rama sinta yang sea view yang gw tempati karena bocor jelek banget dah. Akses kesananya juga nanjak banget dan naek tangga lumutan rawan jatoh. Kasian juga yang ngangkatin koper walaupun itu tugas mereka sih. Tapi yang bawa anak beneran deh ini tangganya mengkhawatirkan.


Untuk manajemen Queen of the south resort yang mungkin membaca ini. Daripada nambah kamar mending benerin yang udah ada deh soalnya sayang sekali customer yang dateng pengennya happy malah kecewa.

Mungkin segitu dari gw, kalau yang ada yang merasa pengalaman kesini menyenangkan ya Alhamdulillah. Sayangnya pas gw kesana ya kecewa aja soalnya ekspektasi gw ketinggian kayaknya 😂

Oke bye!!
Memel out!!

Tuesday, June 28, 2022

Cara membeli tiket kereta Malmö-Copenhagen

Harusnya ditulis dua tahun yang lalu tapi kepentok foto mulu. Saya ga tahu masalah orang Indonesia ini apa, perasaan saya sudah menulis detail malah kena marah karena dibilang saya menyesatkan 😅😅😅 #curcol. Jadi saya buatkan tulisan yang detail dengan gambar ya. Semoga membantu.



So, Copenhagen dan Malmö itu jaraknya cuma 20 menit naek kereta. Enak kan bisa ke 2 negara dalam waktu deket. Walaupun deket tetep harus bawa passpor ya karena beda negara, di perbatasan tetep di check.

Di tahun 2018 sewaktu saya masih merantau kesana, harga tiket PPnya itu termasuk semua transportasi umum di Copenhagen (MRT, bus dan kereta) dan Malmö (Bus dan Kereta).
 

Cara belinya, cari mesin bertuliskan to Sweden, kalau saya dulu dari bandara Kastrup, Copenhagen. Ya udah deh ikuti petunjuknya saja. Tersedia dalam Bahasa Inggris, jangan takutlah jalan-jalan di Copenhagen dan Malmö. Semua orangnya bisa Bahasa Inggris kok. Literally semua orang, kasir supermarketpun bisa Bahasa Inggris. 
 
Mesin yang jual tiket ke Swedia
Pilih kota tujuan
Pilih jalur kereta

pilih jumlah karcis
Bayar
pilih debit/cc yang atas itu kartu jojo atau semacam kartu e-money lah kalo disini

Pembayaran cashless, jadi sediakan CC atau debit yang bisa dipakai di luar negeri.

Btw mesin ini bisa beli tiket untuk ke seluruh SkÃ¥ne (Swedia Selatan) ya. Sesuaikan aja mau kemana, karena saya mau pulang ke Malmö jadi foto tujuannya ke Malmö. 

Untuk tempat yang bisa dikunjungi di Malmö bisa cek disini dan disini.
 
Kalau mau eksplore Swedia Selatan bisa cek disini untuk inspirasi mau kemana.

Kalau mau jalan-jalan di Copenhagen bisa cek disini.

Kalau mau tempat makan di Copenhagen bisa disini.

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...