Thursday, December 27, 2018

Tromsø: kota di ujung dunia





Tromsø adalah salah satu kota di Norway yang letaknya di ujung dunia. Aurora hunting adalah tujuan utama kami mengunjungi Tromsø.  Konon katanya kalau sudah sampai sini dari jendela aja udah keliatan Auroranya. Sebelum pulang ke Indonesia kami Norway menjadi negara terakhir yang kami kunjungi.

How to Get Here?


Karena posisi kami di Swedia, jadinya kami naik Flixbus dari Malmö ke Oslo. Dari Oslo baru lanjut naik Norwegian Air ke Tromsø. Dari Halte bus Oslo ke Bandaranya naik kereta cepat yang tiketnya bisa dibeli di mesinnya Harganya 100 NOK. Karena negara ini Cashless saudara-saudara.. siapkan kartu anda.

Pemandangan Tromsø dari pesawat


Accomodation


Kami menginap di Airbnb di Finnhvalvegen. 20 menit naik bus dari Airport. Sebenarnya ada pilihan hotel di tengah kota. Tapi karena tau kami akan butuh dapur untuk masak dikarenakan harga makanan yang ga masuk di kantong kami, jadinya kami pilih Airbnb. Lucky us, karena yang punya rumah ga pulang-pulang jadi berasa nyewa satu rumah dengan harga murah.

Pemandangan dari kamar Airbnb



WC bersih adalah wajib hukumnya


Dapurnya lega

Cash or Card


Card lah.. Saking Cashlessnya ke WC umum aja ada mesin untuk ngetap kartunya loh. Tapi kalo mau cash kayaknya masih  bisa kok. Untuk amannya pastikan CC kalian bisa dipakai di luar negeri.

Public transport


Btw di dalam Airport ada mesin untuk beli tiket bus yang langsung ke kota. Gw ga paham deh tiketnya berlaku 24 jam atau nggak. Tapi kalau mau naik bus umum mesti jalan keluar nyebrang parkiran dulu. Nah itu agak masuk akal harganya walaupun masih mahal juga.  Pas gw kesini Google Map ga bisa digunakan sama sekali. Jadinya untul ngecek bus pake aplikasi.. Nama aplikasinya Troms Reise, bisa beli tiket dari situ juga kalau ga mau nyetak kertas dengan alasan Go Green.

Mesin yang ada di pintu keluar

Harga tiket bus ekspress

Halte di sebrang parkiran untuk bus dalam kota
Mesin tiket bus dalam kota

Must Visit


Kebanyakan orang kesini pasti mengincar Aurora. Kotanya sebenernya kecil doang dan sepi banget. Selain Aurora ya spot wisatanya ya jalan jalan dalam kota aja. Berikut adalah tempat yang gw kunjungi.

1. Polaria

Semacam museum gitu dan souvenirnya termurh se-Tromso..






2. Arthic Cathedral

Konon katanya Kathedral paling utara di dunia. Biaya masuknya 50 NOK. Tentunya kami tak akan mau masuk karena medit. Ahahahhahahhaha...






3. Public Library

Dikarenakan hape abis baterai. Jadi tidak ada dokumentasi mengenai tempat ini. Tapi kudu mampir kesini kalo mau foto yang instagramable.

4. Telegrafbukta

If you are lucky enough. You can see Aurora from here.



5. Cathedral tengah kota




6. Pelabuhan Random




7. Toko Souvenir depan Kathedral



Review

1. Kotanya sepi dan dingin (ya iyalah di ujung dunia)
2. Semua serba mahal. Saya dan Obbie keluar duit murni untuk bus dan souvenir doang. Makanan kami masak sendiri dengan bekal bawa dari Malmo
3. 3 hari disini hujan terus ga berhenti.  Padahal KP Auroranya tinggi banget. Namanya ga jodoh mau dikejer dan ditunggu berapa lamapun  ga akan jadi milik kita (kemudian curhat)
4. Airbnbnya CAKEP BANGET YA ALLAH!!! Orang mah ngereview kotanya ini malah Airbnbnya. Hotel juga mahal, tapi apalah kami dibandingkan kalian. Kalau ada budget lebih bisa tinggal di hotel tengah kota. Menurut gw lebih enak.
5. WC bayar... Harap pipis dahulu sebelum berangkat
6.  Agak ga penting sih tapi air kerannya seger banget. Lebih enak dari yang di Swedia.

Tips:

1. CEK CUACA!! Mau KP 9,0 kalo ujan juga percuma. Atau tips lain kalau KP tinggi tapi hujan, cari tour aurora. Karena mereka bakal nganterin kalian ke spot yang ada Auroranya. Tournya sendiri bisa kalian tanyakan pada pihak hotel atau Googling lah.. jangan malas..

Menurut apps Auroranya ada tapi apa daya hujan..

KP kami waktu itu


2. Bawa makanan yang  banyak. Yah saran dari kami yang masih kere sih. Kalo yang tajir mah ga bawa bekel gpp.
3. Pakai baju berlapis. Dinginnya nyata!! Karena sok sokan ngerasa belum winter saya kemarin pake Heat tech selapis. Dinginnya tembus sampai tulang saudara-saudara...
4. Bawa minuman hangat untuk bekal nunggu aurora

Jadi intinya kami masih belom dapet Aurora yang Instagramable di mata orang-orang. Tapi kotanya bagus banget kok. Yah perjalanan kali ini kami anggap staycation di Tromso.

Sekian  tulisan saya tentang Tromso
Kalau ada yang mau ditanyakan bisa ke IG saya @melzealanda karena sampai sekarang saya ga tau kenapa blog saya ga bisa dikomen.

Semoga bermanfaat!!
Memel OUT!!

Berlibur ke Salzburg dengan Budget Tipis

Next Stop Salzburg

How To Get Here?


Transportasi yang kami pilih adalah kereta api dari Vienna. Waktu tempuh adalah 5 jam. Tiket bisa dibeli di Goeuro.






Accomodation


Untuk penginapan yang kami pilih adalah Hotel Evido dekat dengan Salzburg HBF, alasannya karena dekat dengan stasiun dan pas pindah negara akan menggunakan kereta yang berangkatnya dari stasiun yang sama. Biar ga ribet dan terburu-buru aja. 

Cash or Card?


Karena anaknya masih tidak menerapkan cashless dengan baik jadinya saya memilih memakai cash dengan alasan Euronya banyak ini, masa ga dipake.

Explore the City


Karena masih newbie dan melihat jarak tempat wisatanya lumayan dekat dari hotel, jadilah kami pilih berjalan kaki kemana-mana. Yah menghemat sambil olahraga lah.

Must visit Salzburg



1. Mirabel Palace

Karena saya bukan pecinta The Sound of Music.. Jadi saya nggak ngeh tempat mana saja yang masuk shooting film, dan kami dateng di musim yang salah karena ga ada bunga-bunga di Palace ini.. Mungkin kalo musimnya tepat, fotonya akan instagramable. Masuknya gratis tapi ada juga spot-spot yang mesti bayar.






 2. Tomaselli Cafe

Bagi yang ngikutin pasti udah eneg banget ngeliat gw sama Obbie makan manis mulu. Apalagi ada embel-embel cafe tertua, pastilah tempat ini mati-matian kami cari. Konon katanya tempat ini adalah tempat ngopinya Mozart dulu. Makanannya enak dan bagi yang merokok.. kabar gembira buat anda. Ada meja dimana kalian bisa merokok di dalam Cafe. Kue-kuenya enak.. memel suka sekali. 




 3. Goldene Kugel

Tempat ini sebenernya ga sengaja ditemukan karena mertua laper dan kebetulan tempat ini menyediakan sosis sapi.. Letaknya ga jauh dari Tomaselli Cafe tadi. Mereka jual babi ya.. yang strict banget sama makanan halal mungkin bisa cari tempat lain.  Don't forget to give them tip...




4. Mozart's Geburthaus (Birth Place)

Museum Mozart.. Karena saya ga cinta-cinta amat sama Mozart jadi cuma foto-foto diluar saja. (Padahal tiket masuknya lumayan aja jadinya males)






5. Festunghohen Salzburg kalau tidak ikut tour baru bisa naek ke atas diatas jam 5. Tiket Furnicular tanpa tour harganya 20 euro/orang. Tips dari memel.. kesininya pake tour aja.. Soalnya kami dateng pas winter.. Jadi jam 4 udah gelap. Pas sampe diatas ternyata udah pada tutp. Jadi cuma sebentar doang diatas.




Kastil disekitar Festung hohen

Iseng aja foto karena kayak pintu asrama Slytherin


6. Petersfriedhof

Ini semacam jembatan menuju pusat kota. Sebenernya kalau niat ya tempat ini bagus banget. Sungai dengan rumah-rumah khas Eropa dipinggirnya. Terus ada gunung salkunya juga. Maklum winter, ngeluarinj tangan aja males. Untung bisa foto.



7. Altes Rathaus + Alter Market

Nah ini kayaknya pusat kotanya, isinya tempat belanja restaurant dan toko souvenir.

Review

1. Kotanya bagus dan bersih.  Kalau pecinta The Sound of Music dan Mozart, pasti puas banget.
2. Setipe dengan kota Eropa yang lain lah kota-kota tua.. kastil dan musium juga isinya.
3. Harga makanan normal lah. Ga semahal di Swedia atau Copenhagen,
4. Karena waktu itu masih newbie ga paham naik kendaraan umum jadi Salzburg kami jelajahi dengan jalan kaki.


Tips

1. Bagi pecinta The Sound of Music usahakan disini jangan 1 hari dan ambil tour yang keluar kota. Pasti puas banget
2. Bawa air minum sendiri
3. Waspada copet walaupun kelihatannya aman
4. Bagusnya mungkin pas Spring atau Summer karena pas winter Mirabel Palacenya ga berbunga sama sekali
5. Google Map llancar selama mencari spot spot wisata
6. Bagi muslim yang makannya strict banget ga boleh babi, saya sarankan bawa bekal dan cari penginapan yang bisa masak
7. Pakai baju sesuai musim, walaupun sebenernya ga sedingin di Swedia tapi tetep aja dingin
8. Pakai sepatu yang nyaman kalau mau keliling ga pakai transportasi umum.

Sebenernya masih  banyak spot lain yang belum kami kunjungi, Tapi karena waktu yang mepet dan di Salzburg cuma sehari. Jadinya kami cuma ke tempat diatas deh. Untuk nyari daerah wisata yang mesti dikunjungi bisa pakai Tripadvisor. Ayooo.. ke Eropa ga mesti pake tour guide...

Sekian postingan memel mengenai Salzburg.
Kalau ada pertanyaan bisa di DM ke IG @melzealanda karena sampai sekarang temen gw protes ga bisa komen di blog ini.

Memel Out!!



Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...