Wednesday, December 30, 2020

Dear 2020, Tack så mycket!

Kalo di Instagram ada best nine yang berisikan 9 momen terbaik dalam satu tahun berdasarkan jumlah likes. Sekarang saya mau menceritakan 9 moment terbaik di tahun ini berdasarkan pengalaman pribadi 😂😂😂 



1. Mengandung dan Melahirkan Aurora Svea Hadrian setelah empat kali keguguran. Alhamdulillah skenario Allah emang yang paling baik. 

2. Jadi punya model buat ngasah skill foto #halah. Ini Aurora lagi ikut kontes foto. Untuk dapet senyum ini perlu perjuangan berkali-kali 😑

3. Sepedahan lagi keliling jakarta. I really miss this karena semenjak nikah udah ga pernah sepedahan lagi. 

4. Tinggal di Jakarta selama 6 bulan. I think i need this karena sebagai ibu baru memang banyak butuh bantuan. Makasih mama papa ❤️


5. Ke Jogjakarta setelah sekian tahun, biasanya adalah setahun sekali. Sekarang saya tahu betapa berharganya liburan setelah dikurung 9 bulan 😂😂😂

6. Ke Bandung setelah beberapa abad lamanya 😑 Alhamdulillah bisa kumpul sama keluarga. 

7. Test PCR RAPID atau apapun masih negatif sampai saat ini 😘

8. Ikutan Thanos challenge dan jadi rajin nulis blog 😂😂😂. 



9. Berhasil ngajak sahabat buat ikut trading saham and she loves it. Lumayanlah buat ngisi waktu kosong terus cuan tipis2. 

Pencapaian? Yah ga terlalu banyak lah kayaknya kalau dibandingkan dengan orang lain. Tapi kalau dibandingkan dengan melisa yang dulu mungkin sekarang jadi lebih kuat dan sehat 😂😂😂Dimasa pandemi seperti ini, masih diberikan umur dan panjang sampai akhir tahun udah pencapaian tersendiri lah. Makasih ya Allah untuk tahun ini. Semoga tahun depan lebih baik ❤️. Semoga tahun 2021 kami bisa pindah ke Jawa ya Allah. Memel udah lelah merantau jauh dari orang tua. 🤣🤣🤣🤣

Sekian tulisan terakhir di tahun 2020.

Memel out!!! 

Tuesday, December 22, 2020

Doa untuk Aurora Svea Hadrian

Nama adalah hadiah pertama yang diberikan orang tua untuk anaknya. Setiap orang tua biasanya mencari nama yang unik atau bermakna baik untuk anaknya, karena nama akan melekat pada anak hingga akhir hayat. Dalam setiap nama anak juga terdapat doa dan harapan dari orang tua, oleh karena itu orang tua biasanya menginvestasikan waktu untuk menentukan nama anak.

Dalam proses pencarian sampai mendapatkan nama yang pas untuk sang anak, hal yang lazim dilakukan orang tua adalah mencari inspirasi dari berbagai macam sumber, mulai dari membaca buku kumpulan nama anak, mencari di mesin pencarian Google, nama negara atau kota tempat anaknya lahir, nama tokoh di novel favorit, hingga benda atau fenomena alam seperti bintang, mentari, bulan, guruh dan sebagainya.

Saya sendiri mencari inspirasi nama anak dari mesin pencarian Google kemudian saya menemukan The Asian Parent Indonesia. Webnya ternyata cukup informatif mulai dari kehamilan, inspirasi nama bayi, parenting, tumbuh kembang dan lainnya. Setelah mencari dan membaca beberapa artikel, saya mendapatkan beberapa informasi baru seperti sebutan untuk bayi yang lahir setelah orang tuanya mengalami keguguran adalah rainbow baby.  Pelangi langsung saya masukkan ke dalam list saya untuk nama anak karena anak saya muncul setelah empat kali keguguran.

Saya dan suami pernah tinggal di Swedia dan suka sekali dengan kebudayaan dan negara Skandinavia. Jadi kami memutuskan untuk memasukkan juga nama yang ada unsur skandinavia. Setelah mengetahui jenis kelamin sang bayi, saya mencoba mencari nama anak di website The Asian Parent Indonesia artikel 80 nama bayi perempuan skandinavia dan menemukan nama yang menarik perhatian kami dalam artikel tersebut, Aurora. Pertimbangan kami adalah Aurora adalah fenomena alam serupa dengan pelangi: pelangi menghiasi langit setelah hujan deras nan kelabu, sementara itu aurora menari menghiasi langit utara dan memberikan harapan bagi pengembara di malam yang beku. Demikian kami putuskan Aurora sebagai padanan rainbow baby yang paling pas untuk situasi keluarga kecil kami.


Alasan lain saya memilih nama aurora adalah karena kesulitan yang harus ditempuh untuk menemukan aurora serupa dengan pengalaman saya yang kesulitan dalam mendapatkan anak. Sedikit cerita tentang pencarian aurora, selain membutuhkan biaya tur yang lumayan menguras kantong, pencarian aurora disertai dengan dinginnya suhu di bawah nol. Tur mencari aurora disebut aurora hunting karena sulitnya menemukan penari penghias langit ini, sehingga harus diburu ke ujung dunia. Para aurora hunter butuh banyak keberuntungan karena banyak faktor yang menyebabkan aurora tidak bisa terlihat, salah satunya adalah tirai awan yang awet melekat menutupi cakrawala. Tetapi kecantikan aurora di tengah gelapnya malam sangat sepadan dengan perjuangannya.

Tantangan dalam pencarian aurora sama seperti tantangan saya untuk mendapatkan anak. Saya melewati empat kali keguguran, harus minum vitamin dan suplemen untuk menyuburkan rahim karena saya ada riwayat PCOS, melewati beberapa kali tes untuk mencari penyebab lainnya karena keguguran berulang, nyaris operasi pengangkatan tuba fallopi saat keguguran keempat, sampai posisi untuk membuat anak juga harus pas karena saya memiliki rahim terbalik, dan masih banyak lagi kesulitan lainnya. Tetapi setelah anak kami lahir semua tangis, doa, dan usaha terasa sangat sepadan dengan keberadaan buah hati.



Nama tengah anak kami adalah Svea yang terinspirasi dari Mother of Svea yang berasal dari Swedia. Mother of Svea adalah lambang pejuang wanita yang sangat kuat. Sama seperti anak saya yang kuat untuk tetap bertahan hidup di rahim saya sampai dilahirkan ke dunia.

Nama akhir anak saya adalah Hadrian seperti nama akhir bapaknya. Nama ini terinspirasi dari kaisar Hadrian yang mengembangkan kekaisaran Roma hingga pulau Inggris secara damai tanpa perang besar yang menumpahkan darah rakyatnya. Sama seperti harapan kami untuk anak kami yang nantinya bisa menjadi pemimpin baik di masa depan.

Dalam tradisi keluarga saya, nama anak yang diberikan haruslah nama yang islami. Nama anak saya Aurora Svea Hadrian sama sekali tidak ada unsur islami. Walaupun tidak islami tapi kami sebisa mungkin agar inisial nama anak saya adalah ASH atau Abu yang terinspirasi dari Abu Bakar. Harapan kami adalah agar anak kami mempunyai sifat pemimpin seperti Abu Bakar mertua sekaligus sahabat Rasulullah Muhammad SAW.

Kalau diartikan nama Aurora Svea Hadrian adalah cahaya indah dalam malam yang dingin, pejuang wanita yang kuat, pemimpin yang manusiawi, dan ada harapan orang tuanya agar anaknya bisa mencontoh Abu Bakar As-Sidiq dalam hidupnya nanti, sama seperti inisial namanya.

Sekian cerita saya tentang pencarian dan asal muasal nama anak saya. Semoga anak kita selalu dalam keadaan sehat dan sesuai seperti yang kita harapkan di masa depan.








Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...