Friday, January 18, 2019

Berkunjung ke IKEA Museum

Sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan toko furniture dari Skandinavia yang bernama IKEA yang ada di Alam Sutera. Sejak kemunculannya pada tahun 2014 sampai sekarang, saya tidak pernah melihat IKEA sepi pengunjung. Hampir semua orang sudah pernah ke IKEA, baik untuk membeli furniture atau sekedar foto-foto cantik untuk di unggah ke social media masing-masing. Tapi adakah yang tahu dengan museum IKEA?

IKEA sendiri ternyata punya museum di Swedia. Letaknya di Älmhult, tempat dimana Ingvar Kamprad membuka toko IKEA pertama pada tahun 1958. Untuk mencapai IKEA museum sangatlah mudah, cukup naik kereta dan turun di stasiun Älmhult. Dari stasiun kalian bisa melihat gedung IKEA Museum.



Harga tiket masuknya untuk Dewasa 60 SEK, Senior diatas 60 tahun 55 SEK, anak 6-17 tahun 40 SEK, anak 0-5 tahun GRATIS. Tiket sudah termasuk kopi/teh di restaurant. 1 SEK= Rp. 1600-1700,-

Museumnya sendiri terdiri dari 4 lantai. Lantai -1 ada yang namanya IKEA Hacked. Disini ada pameran karya seni menggunakan barang-barang IKEA yang dibuat oleh 30 seniman dari seluruh dunia.




Lantai 0 ada toko cindera mata dan restaurant. Disini kita bisa menukarkan kopi/teh gratis yang sudah termasuk di tiket masuk. Restaurant ini juga menyediakan makanan yang menjadi signature dish IKEA, yaitu Swedish Meatball.




 
Lantai 1 dan 2 adalah tempat pameran utama. Di tempat pameran utama ini kita dapat mengetahui perjalanan hidup Igvar Kamprad dari Agunnaryd, toko IKEA pertama di Älmhult sampai menjadi toko furniture terbesar di seluruh dunia. Pernah bertanya-tanya kenapa kita sangat suka dengan barang-barang IKEA? atau Kenapa Swedish Meatball menjadi signature dish IKEA? Kalian bisa menemukan jawabannya disini.









Selain menceritakan sejarah Ingvar Kamprad dan bagaimana IKEA bisa menjadi toko furniture terbesar di dunia. Disini kita bisa melihat barang-barang yang pernah dijual di IKEA dari tahun ke tahun.



Pada jam-jam tertentu ada guided tour yang bisa kita ikuti dengan gratis. Sayangnya saya datang disaat tour sudah berakhir. Tenang saja, semua keterangan di museum ini sudah di terjemahkan ke Bahasa Inggris.

Highlight dari museum ini buat saya adalah foto katalog IKEA. Disini ada booth foto dengan latar belakang yang sama dengan katalog IKEA. Tidak ada batas maksimum jumlah foto yang boleh diambil dan yang lebih menyenangkan lagi adalah foto ini tidak dipungut biaya.


 
Museum ini buka setiap hari dari jam 10.00-18.00. Kalau urban mama dan urban papa mau menginap. Tepat di sebelah museum ada IKEA hotel. Info lengkapnya bisa dicari di IKEAmuseum.com.



4 comments:

  1. wow baru tahu ada museum IKEA, wah kalau museum aku suka banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada di Swedianya mbak.. terima kasih sudah membaca..

      Delete
  2. Udh buka berapa tahun di indopun, sampe skr aku blm pernah ke IKEA di alsut :D. Bukannya napa2 mba, takut kalap hahahahaha. Bikin rencana dong, pgn ksana kalo ntr jd renov rumah. Jd yg dibeli bener2 yg dibutuhkan hihihi.. jd sampe skr aku jg blm tau rasa Swedish meatballsnya yg terkenal :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. tiap kesana kalap mulu.. niat beli apa jadi beli apa.. terima kasih sudah membaca ya mba..

      Delete

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...