Wednesday, September 23, 2020

Review Beberapa Merk Clodi dan Tips Menghilangkan Noda Kuning Pada Clodi

Semenjak punya anak, saya mencari alternatif yang bisa mengurangi jumlah carbon footprint yang saya hasilkan. Carbon footprint terbesar saya sekarang adalah popok. Karena agar tidak ada carbon footprint tambahan, semua perlengkapan bayi yang saya punya sebagian besar hasil pinjam dari teman yang sudah tidak memakai barang bayinya lagi. Lumayan jadi irit juga. 

Sebagai ibu saya merasakan sendiri nikmatnya menggunakan popok sekali pakai. Tapi saya yang pelit ini menyadari, pakai popok ini selain ga ramah lingkungan juga tidak ramah di kantong. Maka dari itu saya beralih ke popok kain atau clodi. 

Saya sendiri sebelum full pakai clodi, popok sekali pakai yang saya gunakan dalam sehari itu 6-8 buah. Satu bungkus isi 50 cuma untuk seminggu. Harganya? Ya bervariasi mulai dari 80 ribu- 150 ribu. Silahkan dihitung sendiri saya bisa menghemat berapa.

Seperti yang kita ketahui popok sekali pakai adalah sampah paling banyak nomer 2 di dunia. Depkes menyatakan pada tahun 2018 bahwa ada 14 juta batita di Indonesia menghasilkan lebih kurang 86 juta popok bekas setiap hari. Itu setara dengan gedung monas.



Ah masa? Dimana popok setinggi monasnya?


Ya silahkan kunjungi TPA terdekat, kalaupun penuh ya pasti semua sampah akan berakhir ke laut. Hiks.. Sedih..

Tapi saya sama seperti ibu-ibu yang lain, yang bisa tiba-tiba capek/sakit. Saya tetap menggunakan diapers sekali pakai kok untuk malam hari agar bayi tidur lebih lama dan saya juga bisa istirahat.

Oke sekarang saya mau membahas beberapa merk clodi yang saya pakai.

1. LITTLE HIPPO


Harga: 23.000

Saya membeli ini karena banyak yang membahas clodi merk ini.
(+) murah dan sudah termasuk insert
(+) bagian dalam halus
(+) covernya cukup waterproof
(+) variasi warna cukup banyak

(-) bagian samping sering lolos kalau kalian tidak rapat sewaktu mengancingkan
(-) tidak ada yang bermotif (saya sih tidak masalah
(-) insert cepet sekali penuh, pertanda kurang tebal



2. CLUEBEBE


Harga: 66.000

Ini sih favorit saya tapi sayangnya tidak ramah di kantong euy

(+) pakai velcro jadi kalo mau ganti bisa cepet ga mesti ngancingin
(+) insert tebal jadi jarang bocor samping
(+) bagian dalemnya lembut banget dan gampang meresap jadi kayak pake pospak


(-) mahal tapi dibandingkan beli pospak berkali kali sih murah aja
(-) terlalu bulky untuk newborn



3. BABY LEON


HARGA: 32900

Overall kualitas sama kayak little hippo sih tapi baby leon ada pilihan motifnya. Harga agak mahal sedikit dari little hippo



4. Milkbaby


Harga: 26990

Nah aku beli ini karena mengira ini baby leon soalnya motifnya sama. Bedanya covernya kaku kayak plastik gitu.

Aku tertipu 😒


Minusnya: kancingnya susah dipakai, mesti dipencet dengan seluruh kekuatan jari. Kalo buru-buru jadi susah.

5. George


Harga: - karena lungsuran

Saya pribadi tidak suka ya karena kurang waterproof. Kalo pake ini mesti pake perlak lagi atau alas ompol karena kalo penuh, covernya tidak terlalu waterproof. Jadinya basah semua deh.

(+) motifnya lucu
(+) ada kancing bawah jadi bagian sampingnya lebih pas.




Dua merk lain yang sering disebut yang bisa jadi referensi adalah

Rumparooz


Clodi sultan lah pokoknya. Reviewnya sih kayak pake pospak tapi bisa dicuci. Motif lucu-lucu dan ga bulky juga. Tapi ya harga ga pernah bohong. 


Baby GG


Harga: 95000

Kualitas sebagus cluebebe tapi versi gemas. Halah. 


Untuk newborn ada clodi khusus, jadinya sih ga bulky. Tapi cuma bisa dipakai 3-9 kilo. Yang All size bisa sampai 12 kg. Karena pelit ya saya pakai all size aja. Gpp bulky, toh lagi pandemi ga bisa kemana-mana juga

Berikut cara mencuci clodi kalau terkena pup


1. Bersihkan ampas pup sampai bersih. 

2. Cuci noda kuning dengan sabun mandi batangan (merk apa saja), disini sudah saya parut sabunnya. Kalau mau langsung digosok gosok pake sabun batangannya juga bisa. 
 
3. Kucek sampai berbusa kemudian diamkan sebentar.
 
4. Bilas kemudian cuci biasa dengan detergen bayi. 



Pengalaman pribadi pas belom tau trik ini, saya bersihkan ampas kemudian langsung saya rendam pakai detergen. Pas dikucek jadi kuning semua :(

Kalau ga 100% hilang bisa gunakan pemutih kalo mau. Tapi bilasnya mesti banyak ya karena kulit bayi sensitif.

Menjemur clodi juga ada triknya. Bagian cover (bewarna/bermotif) jangan kena matahari langsung ya. Dibalik.



Sebulan sekali clodi mesti direndam dengan air hangat+cuka apel+baking soda untuk mengeluarkan sisa detergen.

Berdasarkan yang saya baca, kita harus punya setidaknya 30 clodi agar rotasinya panjang dan kita ga nyuci clodi tiap hari. Kalau keseringan dicuci nanti clodi bisa cepat rusak. Saya pribadi punya 18, nyuci tiap hari lumayan capek sih.

Sekian pembahasan saya tentang clodi, semoga bermanfaat.

Memel out!!!

UPDATE:
Setelah setahun menggunakan clodi, berikut saya cantumkan beberapa merk clodi lainnya yang jadi favorit ibu-ibu pengguna clodi. 

1. Ningrat
2. AIO
3. Klodiz
4. Babyclo
5. Pempem : ada lifetime warranty dan velcronya luas
6. Ztwo
7. Nadnad

Itu sih yang saya tau. Untuk beberapa merk clodi karena saya jarang stripping beberapa jadi sering bocor. Jangan lupa dirawat dengan baik ya parents. 

Sekian dan sampai jumpa 🙏

6 comments:

  1. Thankyou for sharing Mbak. Entah kenapa tertarik mampir sini padahal saya belum punya bayi. Hihi.. Tapi noted banget referensinya. Ah iya sabun batangan juga the best buat bersihkan noda haid. Ternyata bisa juga buat ilangin noda clodi ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih juga udah mampir mbak..Sabun batangan kayaknya bisa buat semua noda mbak.. temen saya pake untuk bekas makanan juga bisa katanya..

      Delete
  2. Saya baru tau tentang clodi ini, ternyata motifnya lucu lucu juga ya. Ada sampai tutu segala.
    oia, dalam sehari bisa ganti berapa kali kah Clodinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku sehari 6-8x mbak tergantung jumlah pipisnya, malemnya tetep pakai diapers biar tidurnya panjang. Thank you for reading ya mbak renov...

      Delete
  3. Wah saya baru punya delapan yang merek babyland. Masih mau nambah lagi ini, Terima kasih reviewnya

    ReplyDelete

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...