Nama adalah hadiah pertama yang diberikan orang tua untuk
anaknya. Setiap orang tua biasanya mencari nama yang unik atau bermakna baik
untuk anaknya, karena nama akan melekat pada anak hingga akhir hayat. Dalam
setiap nama anak juga terdapat doa dan harapan dari orang tua, oleh karena itu orang
tua biasanya menginvestasikan waktu untuk menentukan nama anak.
Dalam proses pencarian sampai mendapatkan nama yang pas untuk sang anak, hal yang
lazim dilakukan orang tua adalah mencari inspirasi dari berbagai macam sumber, mulai
dari membaca buku kumpulan nama anak, mencari di mesin pencarian Google, nama negara
atau kota tempat anaknya lahir, nama tokoh di novel favorit, hingga benda atau
fenomena alam seperti bintang, mentari, bulan, guruh dan sebagainya.
Saya sendiri mencari inspirasi nama anak dari mesin pencarian Google kemudian saya menemukan The Asian Parent Indonesia. Webnya ternyata cukup informatif mulai dari kehamilan, inspirasi nama bayi, parenting, tumbuh kembang dan lainnya. Setelah mencari dan membaca beberapa artikel, saya
mendapatkan beberapa informasi baru seperti sebutan untuk bayi yang lahir
setelah orang tuanya mengalami keguguran adalah rainbow baby. Pelangi langsung saya masukkan ke dalam list
saya untuk nama anak karena anak saya muncul setelah empat kali keguguran.
Saya dan suami pernah tinggal di Swedia dan suka sekali dengan kebudayaan dan
negara Skandinavia. Jadi kami memutuskan untuk memasukkan juga nama yang ada
unsur skandinavia. Setelah mengetahui jenis kelamin sang bayi, saya mencoba mencari nama anak di website The Asian Parent Indonesia artikel 80 nama bayi perempuan skandinavia
dan menemukan nama yang menarik perhatian kami dalam artikel tersebut, Aurora. Pertimbangan
kami adalah Aurora adalah fenomena alam serupa dengan pelangi: pelangi
menghiasi langit setelah hujan deras nan kelabu, sementara itu aurora menari menghiasi
langit utara dan memberikan harapan bagi pengembara di malam yang beku.
Demikian kami putuskan Aurora sebagai padanan rainbow baby yang paling pas
untuk situasi keluarga kecil kami.
Alasan lain saya memilih nama aurora adalah karena kesulitan yang harus
ditempuh untuk menemukan aurora serupa dengan pengalaman saya yang kesulitan
dalam mendapatkan anak. Sedikit cerita tentang pencarian aurora, selain
membutuhkan biaya tur yang lumayan menguras kantong, pencarian aurora disertai dengan
dinginnya suhu di bawah nol. Tur mencari aurora disebut aurora hunting karena sulitnya
menemukan penari penghias langit ini, sehingga harus diburu ke ujung dunia. Para
aurora hunter butuh banyak keberuntungan karena banyak faktor yang menyebabkan
aurora tidak bisa terlihat, salah satunya adalah tirai awan yang awet melekat
menutupi cakrawala. Tetapi kecantikan aurora di tengah gelapnya malam sangat
sepadan dengan perjuangannya.
Tantangan dalam pencarian aurora sama seperti tantangan saya untuk mendapatkan
anak. Saya melewati empat kali keguguran, harus minum vitamin dan suplemen
untuk menyuburkan rahim karena saya ada riwayat PCOS, melewati beberapa kali
tes untuk mencari penyebab lainnya karena keguguran berulang, nyaris operasi
pengangkatan tuba fallopi saat keguguran keempat, sampai posisi untuk membuat
anak juga harus pas karena saya memiliki rahim terbalik, dan masih banyak lagi kesulitan
lainnya. Tetapi setelah anak kami lahir semua tangis, doa, dan usaha terasa
sangat sepadan dengan keberadaan buah hati.
Nama tengah anak kami adalah Svea yang terinspirasi dari Mother of Svea yang berasal dari Swedia. Mother of Svea adalah lambang pejuang wanita yang sangat kuat. Sama seperti anak saya yang kuat untuk tetap bertahan hidup di rahim saya sampai dilahirkan ke dunia.
Nama akhir anak saya adalah Hadrian seperti nama akhir bapaknya. Nama ini terinspirasi dari kaisar Hadrian yang mengembangkan kekaisaran Roma hingga pulau Inggris secara damai tanpa perang besar yang menumpahkan darah rakyatnya. Sama seperti harapan kami untuk anak kami yang nantinya bisa menjadi pemimpin baik di masa depan.
Dalam tradisi keluarga saya, nama anak yang diberikan haruslah nama yang islami. Nama anak saya Aurora Svea Hadrian sama sekali tidak ada unsur islami. Walaupun tidak islami tapi kami sebisa mungkin agar inisial nama anak saya adalah ASH atau Abu yang terinspirasi dari Abu Bakar. Harapan kami adalah agar anak kami mempunyai sifat pemimpin seperti Abu Bakar mertua sekaligus sahabat Rasulullah Muhammad SAW.
Kalau diartikan nama Aurora Svea Hadrian adalah cahaya indah dalam malam yang dingin, pejuang wanita yang kuat, pemimpin yang manusiawi, dan ada harapan orang tuanya agar anaknya bisa mencontoh Abu Bakar As-Sidiq dalam hidupnya nanti, sama seperti inisial namanya.
Sekian cerita saya tentang pencarian dan asal muasal nama anak saya. Semoga anak kita selalu dalam keadaan sehat dan sesuai seperti yang kita harapkan di masa depan.
No comments:
Post a Comment