Wednesday, September 12, 2018

Lisbon 24 Jam


Setelah wacana dari awal tahun, rencana untuk mengunjungi temannya Obbie di Lisbon akhirnya terlaksana juga. Awalnya kami sudah pesimis bisa melakukan perjalanan ke selatan mengingat harga tiketnya tidak murah. Kemudian keajaiban terjadi, H-1 minggu kita menemukan tiket murah direct LISBON-CPH dengan harga 800 ribu per orang. Walaupun ini menurut temen-temen gw masih mahal tapi ya sikat aja dulu tiketnya itinerary belakangan.

Penginapan yang kami pilih adalah Airbnb tercinta, karena hotel murah di H-1 minggu tidak pernah berjodoh sama saya. Setelah beres berangkatlah kami ke ujung selatan Eropa. Jalur mudik kami adalah Copenhagen-Paris naik Flixbus 15 jam. Gila? Ya udahla masih muda ya nikmatin aja. Terus menginap 2 malam kemudian lanjut Paris-Lisbon naik Flixbus 25 jam. Yes, you heard me right! 25 hours direct from Paris to Lisbon. Jadi kira-kira rute perjalanan dari Utara ke Selatan begini bentuknya.



Lelah? Pastinya.. Tapi kekuatan kepo itu nyata. Buktinya balik masih baek-baek aja kok kita setelah istirahat total 2 hari. hehehehe...

Public Transport

Enaknya naik bus adalah sampainya langsung di tengah kota. Tinggal beli tiket 24 jam kita sudah bisa keliling kota Lisbon dengan transportasi apapun. Harga tiket 24 jam 6,3 €. Jangan lupa di validasi dan diingat jam berapa tiketnya expired. Kalau bingung mau kemana, buka Google Map aja.


Bagi yang ke Lisbon menggunakan pesawat, ke tengah kota juga gampang kok tinggal naik metro saja. Tiketnya bisa dibeli di mesin atau kalau pengen nanya-nanya ada counter tiketnya kok.




Lisbon

Sebenernya banyak tempat menarik yang bisa kita lihat di Lisbon, tapi karena keburu capek di Sintra jadinya cuma makan-makan deh. Hal yang wajib lo makan disini adalah Pasteis de Belem deket Belem Tower. Antriannya ada 2, antrian take away dan antrian makan di dalam. Kabar gembira untuk yang punya baby, manfaatkan!!! hahahahahhahhaa karena yang bawa baby bisa lebih cepat karena prioritas.


Antrian take away minimal pembelian 6 pcs

Antrian makan ditempat


Tarjo and the famous Pasteis de belem



Setelah mencicipi kue yang rasanya surgawi itu kami diajak piknik di lapangan untuk makan nasi (maklum perut tetap Indonesia) dilanjutkan dengan makan es krim di Santini. Nikmat Allah itu emang benar adanya ya.. es krim doang kok bisa enak.




Sudah selesai? Oh tentu saja belum dong, setelah makan dessert kami ke food court di Lisbon. Bentuknya mengingatkan gw akan Great Hall Market di Budapest. Kalau pagi tempat ini ada pasar buah dan sayurnya. Tujuan kami kesini adalah untuk makan saingannya Pasteis de Belem yaitu Mantegaria. Setelah membandingkan dua kue surgawi ini, pilihan gw Pasteis de Belem tapi suami gw lebih suka Mantegaria ini. Ya sudah, namanya pendapat boleh beda dong.



Bisa beli 1 pcs
Setelah selesai makan makanan wajib yang harus diicip di Lisbon, kami diajak berkeliling kota sama temennya suami. Sebagai orang yang lama tinggal di Malmo gw agak kaget sampai jam 12 malam, beberapa tempat turis masih buka. Walaupun kami tidak berkesempatan naik Tram 28, kami cukup puas naik tram yang masih buka untuk melihat Lisbon dari atas. Tips dari memel, ke Lisbon minimal 3 hari 2 malam lah biar puas. Abis itu lanjut ke Porto yang konon katanya mesti kesana. Yah apa daya, kami bergantung pada tiket murah yang katanya tidak murah itu. Kenapa gw tidak pernah berjodoh dengan tiket murah, hiks...

Jika kalian tahu Nando's dan ayam piri-pirinya, disini ada ayam piri-piri yang wajib kalian coba. Karena waktu itu kami kelaparan, dokumentasi ayam piri-pirinya ga ada 😐





Kalau punya tiket 24 jam naik tram ini gratis

Pemandangan Lisbon dari atas


Catrhedral

Tram di Alfama


Kalau kalian perhatikan jalanan di Lisbon beberapa ada motif-motifnya. Dua orang ini yang pertama punya ide untuk membuat motif-motif dijalanan Lisbon. Kalau gw ga salah nangkep yak..




Keesokan harinya sebelum pulang ke Copenhagen, dengan tenaga seadanya kami pergi ke Praça do Comércio dengan harapan bisa makan santini sebelum pulang, ternyata santininya buka jam 11. Daripada ketinggalan pesawat kami jalan-jalan seadanya kemudian pergi ke bandara.








Tempat-tempat di Lisbon yang wajib dikunjungi dan sebenernya kami lihat sih, tapi bukan dokumentasi namanya kalau tidak ada fotonya. Dan waktu itu kami terlalu lelah untuk foto-foto ala ala jadi saya tuliskan saja, siapa tahu kalian butuh.

1.  Belem Tower : landmarknya Lisbon dan ada Pasteis de Belem di dekat sini.
2.  Padrão dos Descobrimentos : ini cuma kami lihat dari jauh sambil piknik di tamannya.
3. Alfama : cuma sekilas ngeliat sambil naik tram ke atas, melewati Cathedral dll.
4. Santa Justa Lift: lift yang kami tolak untuk kami kunjungi karena mager jalannya. Kata Pak Wari viewnya bagus dari sini
5. 25 de Jibril Bridge : jembatan Golden Gate ala ala di Lisbon yang follow IG story gw pasti liat deh gw cuma liat dari kejauhan. 

Akhir kata, thanks to Bella, Pak Wari dan Aishark doo..doo..doo..doo..doo..doo.. yang telah menemani kami berkeliling dan ngasih makan mulu 😅😅😅😅 Semoga studinya lancar ya Bell dan sampai ketemu lagi... Lisbon menyenangkan banget karena kalian.

Keluarga Pak Anwari terbaik bangsa

Review

1. Panas... Sebagai warga utara kami kepanasan.
2. Kotanya ramai banget, katanya sih aman tapi yang namanya apes ya apes aja. Tetap waspada!!


3. Kotanya gede dan murah dibandingkan Malmo.
4. Transportasi public kebanyakan tidak pake AC atau emang lagi apes aja, semua rute bisa dicari dengan Google Map.
5.  Air keran bisa diminum
6. Jalannya banyak tanjakan. Siap-siap olah raga..
7. Baru kali ini Norwegian Air ga bisa website check-in tapi check-in di bandara aman kok
8. Orangnya ramah-ramah dan lumayan banyak yang bisa bahasa inggris
9. Banyak toko yang masih buka di malam hari.

Tips

1. Pakai sepatu yang nyaman karena jalanan menanjak
2. Nginep disini 3 hari deh biar bisa dinikmati dengan nyaman. Gw kemarin buru-buru banget, banyak spot yang cuma dilihat dari jauh.
3. Ga usah sok-sokan kayak kita naek bus dari Paris ke Lisbon 25 jam. Kalau ada tiket murah langsung serbu.
4. Pakai tabir surya karena panas banget
5. Beli tiket 24 jam demi perjalanan nyaman dan menyenangkan. 

Sekian tulisan saya mengenai Lisbon.
Semoga bermanfaat.
Kalau ada yang ingin ditanyakan bisa DM ke IG saya @melzealanda karena saya lebih aktif di IG

Memel out!!



No comments:

Post a Comment

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...