Kata boros kedengarannya sangat negatif sekali ya. Padahal kalau kita boros dengan tepat bisa menghasilkan cuan loh. Bagaimana cara boros yang tepat? Yaitu dengan cara menghabiskan uang dengan sadar dan terkontrol. Iya dihabiskan saja, soalnya kalau disuruh nabung, orang pasti merasa keberatan. Gw nyari duit susah-susah kok diatur. 😆
![]() |
| photo downloaded from Google |
Pengalaman pribadi saya kalo abis gajian saya suka gelap mata dan akhirnya saya tidak tahu uang saya kemana saja. Tapi setelah saya baca-baca dan menghabiskan uang dengan sadar saya akhirnya bisa menabung. Caranya? Kalau saya sih pada akhirnya membagi uang saya menjadi uang hidup (50% makan,transport,listrik,air,pulsa dan iuran komplek) zakat (2,5% saja) Hura-hura (makan di luar, nonton, belanja cantik 10% saja) cicilan (bagi yang punya cicilan jangan >30%) dan Investasi atau ditabung sisanya.
Saya pribadi lebih suka diinvestasikan karena saya lihat kalau uang cuma ditaruh di bank doang memang
sih berbunga, tapi setelah dipotong pajak, administrasi dll kok ya dikit aja
dapetnya. Setelah membaca dan berdiskusi dengan suami, berikut cara yang kami
coba untuk menambah uang dengan cara menghabiskannya ke beberapa produk investasi.
![]() |
| Bunga tabungan dan biaya lainnya |
Disclaimer: saya nggak di-endorse siapapun karena siapalah
saya ini..
Semua yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan
saya tidak bertanggung jawab kalau kalau yang dialami teman-teman berbeda
dengan saya. Jadi pikirkan baik-baik.
Profil resiko saya aggressive, kalau mau mencoba silahkan
sesuaikan dengan profil resiko masing-masing.
Berbeda pendapat silahkan, toh untung rugi ditanggung
masing-masing. Saya disini juga tidak dapat keuntungan apapun.
Menaruh uang di Reksadana
Kayaknya ini cara paling aman yang bisa dilakukan kalau
teman-teman ada uang nganggur yang pengen dicuankan. Saya ga akan membahas
panjang lebar tentang reksadana ini karena mungkin teman-teman sudah tidak
asing dengan produk ini. Saya sendiri menggunakan aplikasi bibit biar gampang.
Kalau teman pemula bingung mau beli reksadana apa, di aplikasi ini ada robo
yang nanti memberikan beberapa pilihan reksadana sesuai dengan profil resiko
setelah kita ngisi kuis. Dana yang bisa diinvest mulai dari 200.000. Lumayanlah
kalau cuma dicelengan nilainya ga akan nambah, tapiiii kalau di reksadana
nilainya bisa berkurang tergantung performa dari manajer investasinya. Jadi
teliti sebelum membeli. Saya suka aplikasi ini karena mudah digunakan, kalau kalian tidak suka dengan pilihan reksadana dari robo nanti bisa pilih sendiri kok.
![]() |
| Profil resiko hasil pemantauan robo |
![]() |
| Rekomendasi reksadana dari robo |
(+) keuntungan didapatkan dari selisih nilai beli pada hari
itu
Bisa dijual sewaktu dibutuhkan, jangka waktu pencairan h+3
(-) Bisa rugi karena tergantung dengan perekonomian negara.
Maka dari itu baca …. Sebelum membeli.
Emas
Cara ini juga paling gampang karena tinggal pergi ke ANTAM
terus beli selesai. Tapi sayangnya keuntungan yang didapat dari emas ini lama
banget emang. Kenaikan harga emas ga terlalu besar selama 5 tahun terakhir.
Kenaikan tertinggi juga cuma pas US-Iran berantem, besoknya harga emas turun
lagi. Resiko hilang juga ada kalo (amit-amit) rumah dibobol maling. Tapi emas
masih menjadi investasi pilihan untuk menjaga nilai uang sampai sekarang.
Surat Berharga Negara
Surat Berharga Negara (SBN) atau juga dikenal dengan Surat
Utang Negara (SUN) adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah dalam
rangka pembiayaan anggaran. SBN yang saya beli adalah SBN yang khusus
perseorangan atau SBN ritel dan bisa dibeli secara online melalui mitra yang
bekerja sama. Khusus untuk investor ritel ada yang namanya Saving Bond Ritel
(SBR), Sukuk Tabungan (ST), Obligasi Negara Ritel (ORI). Bedanya apa silahkan
di Googling aja ya. Intinya sih sama seperti deposito tapi bisa dibeli mulai
dari 1 juta rupiah, bunga yang didaptkan berbeda-beda. Saya pribadi membeli
SBR008 dengan bunga 7,2% p.a. Sama seperti deposito uang tersebut disimpan
dalam jangka waktu tertentu, SBR008 baru bisa dicairkan 2 tahun kemudian. Ada early redemption setelah 1 tahun tapi
cuma 50% dari investasi yang kalian punya.
(+) Dijamin oleh negara pasti dibayar negara kecuali kalau
negaranya bangkrut, kalau suku bunga turun bunga yang kita dapatkan tetep 7,2%,
(tergantung surat berharga masing-masing) kena pajak 15% masih untung
dibandingkan deposito yang kena pajak 20% dan biaya lain
(-) Uang tidak bisa diambil sewaktu-waktu dikala dibutuhkan
mesti nunggu 2 tahun.
![]() |
| Salah satu surat berharga yang lagi ditawarkan sekarang |
Peer-to-peer lending (P2P)
Singkatnya P2P itu seperti meminjamkan uang ke orang lain
dalam jangka waktu yang sudah kita tentukan, nanti setelah jatuh tempo uang
kita dikembalikan beserta bunga. Wah riba dong? Hmm.. p2p sendiri ada yang
syariah kok seperti Amartha dan Investree, jadi kita meminjamkan uang ke orang
untuk modal usaha dalam jangka waktu tertentu. Dari usaha tersebut nanti dia
mencicil uang modal yang dia pinjam beserta keuntungannya yang sudah
disepakati. Saya sendiri memakai Asetku dan Uangme, terdaftar di OJK dan TKBnya
100%. Jadi peminjamnya semuanya berhasil membayar. Kalau gagal bayar? Uangme
tetep mengembalikan uang pokok dan bunganya. Kalau Asetku Cuma pokoknya saja
yang dikembalikan. Lumayan loh naro uang doang bisa dapet 17-21% per tahun.
(+) keuntungan maksimal
(-) high risk dan ada kemungkinan gagal bayar.
Dibawah ini adalah beberapa pendanaan dari asetku, persenan yang ditampilkan per tahun ya.. Bulan depan bunganya turun karena disuruh OJK. Hiks..
![]() | |
| Pendanaan yang saya lakukan dari bulan November-sekarang, lumayan kan hasilnya daripada ditabung aja. |
Tambahan buat yang jadi mumet karena ngomongin uang. Semua yang saya sebutkan diatas saya punya karena pengen coba-coba dan nanti dievaluasi lagi mana yang lebih menguntungkan. Untuk sekarang sih masih P2P lending ya mengingat IHSG lagi kacau balau. Saya nggak punya deposito karena pajaknya 20%. Gambar di bawah adalah perbandingan produk-produk investasi yang dirangkum zap finance.
![]() |
| Gambar diambil dari Instagram ZapFinance |
Sekian tulisan saya tentang boros yang bikin cuan.
Semoga bermanfaat.
Memel out!!!









No comments:
Post a Comment