Tuesday, May 29, 2018

Cara Membuat Itinerary Keliling Eropa Tapi Tidak Menguras Kantong

Hai Semua.. (semua itu siapa mel?😅)

Kali ini gw mau membahas cara gw dan suami membuat itinerary (suami bagian bayar dan melihat ada yang keselimpet atau nggak 😑) keliling Eropa yang tidak menguras kantong.

Tentukan Rutenya

Kalau ke Eropa bagian nge-hits dan Instagrammable seperti Amsterdam, Paris dll yang biasa ada dalam paket tour udah pasti mahal. Gw selalu memasang standar harga seperti yang ada dalam paket tour. Tapi kalau kalian pesan semuanya sendiri harganya jauh lebih murah dan kalian bisa jalan-jalan puas sesuai dengan waktu yang kalian tentukan. Tidak seperti ikut tour yang harus plek-plek mengikuti jadwal. Kalau memang kekeuh mau ke Eropa bagian nge-hits, untuk menghemat biaya, datengnya jangan pas peak season. Kalaupun mau pas peak season, pesan tiket tolong dari jauuuhhhh jauuuhhh hari. Lebay ye gw nulis jauuuuhhhnya, tapi beneran harga 2 bulan sebelum dan mesen sehari sebelum pergi (yang gw lakukan pas winter kemarin) sangat jauh. Jalurnya disesuaikan dengan lamanya kalian liburan. Arahnya diusahakan memutar kalau pulangnya dari negara kalian masuk. Kalau nggak mah bebas.

Waktu

Sebagian sudah saya bahas sebelumnya,  kalau mau mencari tiket murah carilah waktu saat orang-orang tidak sedang liburan juga (summer dan winter) dan pesan tiketnya maksimal sebulan sebelum. Pengalaman pribadi gw beda seminggu aja harga sudah naik. Walaupun kalian pergi ke Eropa timur yang murah, kalau pesen tiketnya pas peak season dan sehari sebelum berangkat. Ya mau berharap apa? 

Kalau gw pribadi biasanya liat kapan ada waktu untuk liburan. Contoh spring kemarin ada waktu 10 hari. Ya sudah gw iseng aja menentukan rute sesuai negara yang belum pernah gw kunjungi Budapest-Vienna-Zagreb-Dubrovnik-Zagreb-Venice-Copenhagen (karena gw pulangnya ke Malmo). Biasanya gw usahakan di satu negara 2 hari jadi tidak terlalu terburu-buru. Ternyata usia ga pernah bohong 😅, idealnya buat gw 3 hari di satu negara biar tidak terlalu capek. Intinya ya terserah kalian, kembali ke pribadi masing-masing. 

Setelah membuat rute dan jadwal, gw biasanya buka GoEuro.com buat membandingkan harga transportasi yang memungkinkan. Gw biasanya memilih bus karena murah. Tetapi kalau di bus lebih dari 9 jam mah gw menyerah dan memilih kereta atau pesawat. Kemudian catet aja dulu semuanya, ngeklik doang mah ga bayar. Hitung habis berapa. Kalau ga sesuai budget ya cari lagi dengan rute yang berbeda.

 Tentukan Budget

Budget ini berguna biar kita bisa lebih terarah untuk memesan bus/pesawat/penginapan. Kalau ga ada budget mungkin gw ga akan detail membandingkan bus yang satu dengan yang lainnya. Atau membandingkan kereta dengan pesawat mana yang lebih murah. Suami gw kemarin ngasih budget 17 juta. Alhamdulillah cuma bocor 200 ribu 😆

Gw pribadi bikin itinerary sampai ada harganya itu 1 minggu. Karena membandingkan dan mengubah-ubah rute yang sesuai budget. Sebagai anak dari keluarga Padang-Jawa bersuamikan Cina Palembang, kami cukup ketat dalam menentukan harga.

Contoh:

Gw maunya ke Budapest, Vienna, Dubrovnik dan Venice

Rute awal gw Malmo-Berlin-tapi ke Vienna mahal naek bus kelamaan..

Ganti Malmo-Berlin-Praha-Vienna-Budapest-Zagreb-Dubrovnik-Zagreb-Venice-Copenhagen kelamaan di jalan dan waktu liburannya terbatas.

Akhirnya Malmo-Budapest-Vienna-Zagreb-Dubrovnik-Zagreb-Venice-Malmo

Lah kok ada Zagreb?
Alasannya karena kami mengirit pengen naik bus, ke Dubrovnik memang harus transit Zagreb. Ya sudah, Zagreb masuk tapi kami tidak menginap.

Voila.. Jadi deh itinerarynya. Ada di postingan sebelumnya.

Selesai?

Masih jauh, untuk menentukan naek bus apa harus nyari nginepnya dimana. Gw pribadi memilih tempat menginap yang dekat dengan terminal bus atau airport. Alasannya? Biar ga keluar ongkos lagi. hahahhaha...😆

Contoh: 

Kalau di Budapest ada 2 Terminal Bus Internasional yaitu Nepliget dan Kelenfold.
Negara yang akan kami kunjungi setelah Budapest itu Vienna, dari Vienna kami ke Zagreb. Nah ke Zagreb ini busnya cuma ada di Vienna Erdberg. Jadilah dari Budapest kami memilih Bus dari Kelenfold karena kalau dari Nepliget berhentinya di Wien Central. (semoga kalian paham penjelasan gw).

Hal yang sama gw lakukan untuk memilih tempat menginap di Venice, karena yang dekat dengan bandara itu mahal. Gw cari yang lurus satu jalan dengan bandara. Jadi tinggal naik bus sekali sampai deh. Murah.. ga pake nyasar..

Setelah tahu lokasi airport atau terminal tinggal cari penginapan yang sesuai budget deh. Gw pribadi mencari penginapan melalui fitur map yang ada di Airbnb dan Booking.com. Cari yang terdekat dengan terminal atau airport. Jangan pernah takut menggunakan Airbnb, karena kalau beruntung udahla lebih murah, tempatnya enak seperti di hotel. Plus bisa masak. 

Tips mencari Airbnb:

Cari yang Superhost atau yang reviewnya bintang 5 semua. 
Kalau reviewnya sedikit masih 5-20an bacain komennya satu-satu.. kalau ada yang komen jelek langsung gw blacklist. Contoh komen jelek "ACnya rusak, WCnya jorok, Sprei bau rokok".

 Terakhir

Yang membuat perjalanan kami murah adalah Interflix .

Apa ini?
Ini adalah paket dari Flixbus dengan harga 99 euro kalian bisa ke 5 tujuan. Nanti setelah membeli, kalian dapat 5 voucher yang bisa kalian pakai 48 jam kemudian. Voucher ini berlaku sampai 3 bulan setelah kalian membeli. Nanti pas bayar kalian tinggal masukin kode vouchernya.

Enaknya memakai Interflix, kalian bisa pergi dadakan dengan harga flat. Biasanya harga tiket membengkak di H-1 berangkat atau bahkan mendadak ga bisa dibayar saat check-out. Ini biasanya gw pakai kalau negara tujuan gw harga tiket busnya lebih dari 25 euro. Kalau cuma 9 euro seperti Budapest-Vienna ya nggak mesti pake interflix.

Tapi jeleknya adalah, kalian harus menentukan tujuan yang direct biar ga rugi-rugi amat. dan yang direct biasanya cepet abis.

Contoh:

Kalau gw dari Malmo mau ke Berlin ada yang direct nah ini kita hemat. Kalau tiket direct habis gw harus menggunakan 2 kupon karena biasanya ke berlin mesti transit di Hamburg. 

Direct Malmo-Berlin 1 kupon

Transit Malmo-Hamburg-Berlin (2 kupon)
Malmo-Hamburg
Hamburg-Berlin

Interflix ini gw pakai pas ke Dubrovnik. Karena tarif dari Zagreb ke Dubrovnik 60 euro berdua. Setelah itu gw ke Venice pasti akan balik lagi ke Zagreb 60 euro lagi berdua. Kalau gw pakai Interflix tinggal pakai 4 voucer dan beli tiket ke Venice 1 orang. HEMAT!!

Gw ga ada disponsorin Flixbus ya.. Gw tau interflix ini aja googling 2 hari. Suami gw juga sampai amazed gw bisa nemu.😋

Naik kereta juga biasanya lebih murah dari naik bus. Tetapi kemarin untuk rute gw ga ada kereta yang pas. Apalagi ke Dubrovnik pilihannya cuma bus atau pesawat.

Okay sekian..
Semoga bermanfaat..
Kalau mau tanya-tanya silahkan DM ke instagram gw karena gw lebih sering maen IG @melzealanda
Itinerary gw ada di postingan sebelum ini.

Memel out!!

Heroes Square Budapest

StephanPlatz Vienna

Somewhere in Zagreb

Blackwater Bay Dubrovnik tempat Game of Thrones

Rialto Bridge Venice

No comments:

Post a Comment

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...