Wednesday, January 15, 2020

Bergabung dengan 1 minggu 1 Cerita (terima kasih Alm.Twindania Namiesyva)

Semua dimulai dengan chat dari suami saya.




Kakak ini adalah istri teman suami saya sewaktu kuliah. Saya sih ga kenal-kenal banget tapi suami saya suka menunjukkan foto anak-anak kak syva ini. Ya Allah lucu banget. Kemudian sewaktu saya sedang pulang ke Bandung bulan desember 2019 dan bertemu teman suami yang lain. Nama kak syva ini muncul lagi karena beliau habis operasi tumor otak. Selang beberapa minggu kemudian suami saya chat seperti diatas. 😭😭😭😭😭 Semoga tenang ya kak syva.

Sayapun penasaran dengan kehidupan kak syva ini. Kemudian menemukan blog-nya

Blog kak syva: https://keluargaghifary.wordpress.com/

Sayapun membaca-baca kehidupannya sewaktu di New Zealand. Kemudian menemukan #1minggu1cerita ini di blog kak syva dan beliau cukup aktif menyetor tulisan. Oh ternyata ada grup kayak gini tho..emang dasar males nyari info.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Blog kak syva ini juga cukup informatif bagi yang mau merantau ke New Zealand juga.

Mengutip dari caption teman-teman kak syva yang saya intip dari instagramnya suami (karena ig kak syva di private) kakak ini pintar (ya iyalah anak ITB) dan suka menebar manfaat dimana saja.

Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa ikhlas dan kak syva khusnul khotimah ya kak. Terima kasih sudah memberi informasi tentang #1minggu1cerita. Semoga saya bisa rajin menulis untuk menebar manfaat ke semua orang.

Isi blog saya sih kebanyakan tentang hasil jalan-jalan ke Eropa, Kehidupan di MalmΓΆ, Swedia, Galau belum move on dari Swedia dan Minimalism.

Sekian cerita saya minggu ini,
sampai jumpa minggu depan!!
Memel out!!

2 comments:

  1. Saya juga terkejut dengan berita kematian bunda satu ini. Walaupun belum pernah bertemu langsung, saya sering membaca tulisan di blog beliau karena saya juga ikut 1m1c.
    Tulisannya saya suka, pengalaman beliau juga banyak. Semoga khusnul khotimah ya beliau, tenang di alam sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ammiinn.. Salam kenal ya mbak dewi.. semoga saya rajin nulis juga nantinya.. hehehehhee..

      Delete

Hutan Sebagai Salah Satu Solusi Mengatasi Selimut Polusi

  Perubahan iklim bukanlah topik yang asing bagi kita. Dampaknya sendiri sudah dirasakan oleh warga Jakarta di awal bulan Oktobe...